Home » Beasiswa » Inilah Tokoh Bersejarah di Balik Penemuan Aliran Listrik

Inilah Tokoh Bersejarah di Balik Penemuan Aliran Listrik

Inilah Tokoh Bersejarah di Balik Penemuan Aliran Listrik

acharacleprimaryschool.com – Bisakah kamu nggak make listrik sepanjang sehari? Tentu serasa tersedia di zaman purba, Di balik besarnya dampak listrik, ternyata banyak sosok berjasa di belakangnya. Yuk, kami simak perjalanan penemuan listrik tersebut!

Saat pertama kali ditemukan, listrik bukan ada langsung didalam wujud colokan atau baterai ya, guys. Manusia awalannya merasakan kehadiran suatu energi tak kasat mata itu secara kebetulan. Alih-alih menuduh mahluk gaib, manusia lebih menentukan meneliti kehadiran energi itu agar dapat dimanfaatkan.

Sejarah Perjalanan Penemuan Listrik

Listrik yang kami pakai saat ini ternyata berasal berasal dari sebuah fenomena sepele. Diawali oleh Thales, seorang pemikir asal Yunani yang hidup terhadap tahun 640-546 Sebelum Masehi. Di mana dirinya menjadi mengamati gosokan batu ambar dan bulu kucing yang ternyata dapat menarik rumput kering. Walau Thales tetap terheran terhadap selagi itu, tapi catatannya berarti bahwa manusia kuno menjadi mengamati fenomena listrik statis.

Fenomena listrik statis berasal dari Thales itu menjadi kondang terhadap awal tahun 1700-an. Orang-orang terhadap selagi itu pakai listrik statis sebagai hiburan, yakni nge-prank. Orang-orang menjadi menggosokkan batang kaca terhadap kain wol dan menyentuh barang siapa agar terkejut. Bahkan Louis XV dulu menyuruh 180 pasukannya untuk bergandengan tangan agar dapat di-prank setrum olehnya.

Ada sebuah misteri heboh termasuk nih soal peristiwa kelistrikan, tepatnya berasal dari kota Baghdad. Di sana udah ditemukan artefak berusia 2000 tahun berwujud vas yang berisikan struktur komposisi menyerupai baterai basah. Vas itu dipercaya digunakan sebagai alat kesehatan terapi listrik. Tetapi akibat tidak cukup kuatnya bukti, fenomena berikut dianggap sebagai sebuah kebetulan biasa.

Fenomena kelistrikan sesudah itu diteliti oleh ilmuwan asal Inggris, William Gilbert. Pada tahun 1600, dirinya lah yang pertama meneliti adanya gaya tarik listrik dan medan listrik. Charles F. C. DuFay, seorang pakar kimia asal Prancis terhadap Tahun 1733 termasuk meneliti bahwa tersedia dua buah muatan didalam listrik, yakni positif dan negatif.

Tokoh Dalam Sejarah Penemuan Listrik

1. William Gilbert

Ilmuwan Inggris William Gilbert membawa dampak belajar spesifik perihal listrik dan magnetisme, membedakan dampak lodestone berasal dari listrik statis yang dihasilkan dengan menggosok ambar. Ia mengajukan kata Latin baru yakni electricus yang artinya elektron untuk merujuk terhadap pembawaan menarik benda mudah sehabis digosok.

Kata berikut akhirnya diserap didalam bahasa Inggris yakni electric dan electricity yang muncul pertama kali terhadap postingan cetak milik Thomas Browne, Pseudodoxia Epidemica tahun 1646.

2. Benjamin Franklin

Benjamin Franklin udah melakukan penelitian ekstensif perihal listrik di abad ke-18 yang didokumentasikan oleh Joseph Priestley (1767) History and Present Status of Electricity. Franklin yang merupakan pemikir dan peneliti asal Amerika Serikat berikut bereksperimen dengan mengikat kunci logam ke tali layang-layang sepanjang badai petir. Kilatan yang meloncat berasal dari kunci ke tangannya membuktikan bahwa kilat adalah listrik di alam. Dia menyimpulkan arus listrik serupa seperti kilat.

3. Thales

Thales adalah seorang pakar matematika Yunani Kuno lebih kurang 625-547 SM. Meski selagi itu penemuannya belum nampak moderen dan canggih, Thales menghasilkan sebuah penemuan yang simple berkaitan dengan kelistrikan.

Awalnya, Thales mendapatkan sepotong batu amber yang digosokkan terhadap kain wol selagi didekatkan ke bulu ayam maka bulu itu dapat tertarik dan menempel terhadap batu amber. Thales mengira batu amber miliki kapabilitas tersebut. Saat itu, Thales belum paham soal listrik.

Thales membawa dampak sebagian observasi terhadap listrik statis yang ia yakin bahwa friksi yang duhasilkan amber magnetik kebalikan berasal dari mineral seperti magnetik tidak wajib digosok, mengutip Buku Dasar Teknik Listrik oleh Dr Hantje Ponto. Kala itu, Thales belum paham bahwa tarik-menarik disebabkan oleh dampak magnet hingga akhirnya sains membuktikan terdapat pertalian pada magnetisme dan listrik.

Archives

Categories